Tutorial Lengkap SQL Dasar: Step by Step Membuat Database Kantin Sekolah
Panduan lengkap memahami konsep database, istilah SQL, dan praktik langsung membuat sistem pendataan kantin sekolah.
Apa Tujuan dan Inti Tugas Mandiri Ini?
Tugas mandiri ini bertujuan agar kita memahami bagaimana cara membuat sistem pendataan sederhana menggunakan database. Studi kasus yang digunakan adalah pendataan barang di kantin sekolah.
Intinya bukan hanya menulis kode SQL, tetapi memahami:
- Bagaimana database dibuat
- Bagaimana tabel dirancang
- Kenapa tipe data harus sesuai
- Mengapa ada PRIMARY KEY
- Mengapa ada aturan NOT NULL
- Bagaimana memasukkan dan menampilkan data
Dengan memahami ini, kita belajar dasar sistem informasi yang terstruktur dan rapi.
Konsep Dasar Database
Database adalah tempat penyimpanan data yang tersusun rapi dan terstruktur. Di dalam database terdapat tabel. Di dalam tabel terdapat kolom (field) dan baris (record).
Contoh struktur tabel barang_kantin:
| id_barang | nama_barang | harga | stok |
|---|---|---|---|
| 1 | Nasi Goreng | 10000 | 20 |
Setiap kolom memiliki tipe data tertentu agar sistem tahu jenis data apa yang boleh dimasukkan.
Penjelasan Istilah Penting dalam SQL
1. VARCHAR
VARCHAR adalah tipe data untuk menyimpan teks atau huruf. Digunakan untuk nama barang, alamat, atau keterangan.
nama_barang VARCHAR(100)
Angka 100 berarti maksimal 100 karakter.
2. INT
INT adalah tipe data untuk angka bilangan bulat. Digunakan untuk harga dan stok.
harga INT
3. PRIMARY KEY
PRIMARY KEY adalah identitas unik untuk setiap data. Tidak boleh ada nilai yang sama.
id_barang INT PRIMARY KEY
4. AUTO_INCREMENT
AUTO_INCREMENT membuat angka bertambah otomatis setiap data baru ditambahkan.
id_barang INT AUTO_INCREMENT
5. NOT NULL
NOT NULL berarti kolom wajib diisi dan tidak boleh kosong.
nama_barang VARCHAR(100) NOT NULL
6. INSERT INTO
Digunakan untuk memasukkan data ke tabel.
7. SELECT
Digunakan untuk menampilkan data dari tabel.
STEP BY STEP Membuat Database Kantin Sekolah
STEP 1: Membuat Database
CREATE DATABASE kantin_sekolah;
Perintah ini membuat tempat penyimpanan data baru bernama kantin_sekolah.
STEP 2: Menggunakan Database
USE kantin_sekolah;
Memilih database yang akan digunakan.
STEP 3: Membuat Tabel
CREATE TABLE barang_kantin (
id_barang INT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
nama_barang VARCHAR(100) NOT NULL,
harga INT NOT NULL,
stok INT NOT NULL
);
Penjelasan:
- id_barang → nomor unik setiap barang
- INT → tipe angka
- AUTO_INCREMENT → nomor bertambah otomatis
- PRIMARY KEY → identitas unik
- VARCHAR(100) → teks maksimal 100 karakter
- NOT NULL → tidak boleh kosong
STEP 4: Memasukkan Data
INSERT INTO barang_kantin (nama_barang, harga, stok)
VALUES
('Nasi Goreng', 10000, 20),
('Mie Goreng', 8000, 15),
('Teh Manis', 3000, 30),
('Air Mineral', 4000, 25),
('Roti Bakar', 7000, 10);
Perintah ini menambahkan beberapa data barang ke dalam tabel.
STEP 5: Menampilkan Semua Data
SELECT * FROM barang_kantin;
Menampilkan seluruh kolom dan seluruh data.
STEP 6: Menampilkan Kolom Tertentu
SELECT nama_barang, harga FROM barang_kantin;
Hanya menampilkan nama barang dan harga.
Mengapa Harus Menggunakan Aturan Seperti Ini?
Database membutuhkan struktur agar:
- Tidak terjadi duplikasi data
- Data tidak kosong
- Data mudah dicari
- Data tersusun rapi
- Sistem tidak error
Jika tidak menggunakan PRIMARY KEY, data bisa ganda. Jika tidak menggunakan NOT NULL, data bisa kosong. Jika tidak menggunakan tipe data yang tepat, sistem bisa salah membaca data.
Kesimpulan Akhir
Dalam tugas mandiri ini kita belajar bahwa database adalah sistem yang terstruktur.
Urutan lengkap yang benar:
- Membuat database
- Menggunakan database
- Membuat tabel
- Menentukan tipe data
- Memasukkan data
- Menampilkan data
- Memahami fungsi setiap sintaks
Dengan memahami konsep seperti VARCHAR, INT, PRIMARY KEY, AUTO_INCREMENT, NOT NULL, INSERT, dan SELECT, kita sudah memiliki dasar kuat dalam dunia database.
Materi ini menjadi fondasi penting sebelum mempelajari relasi tabel, foreign key, join, dan sistem yang lebih kompleks.

0 Comments