Praktik Proyek Digital Berbasis AI

Praktik Proyek Digital Berbasis AI seperti Dunia Kerja

Praktik Proyek Digital Berbasis AI seperti Dunia Kerja

Simulasi kerja tim profesional melalui Project Manager, Content Strategist, Prompt Specialist, Copywriter, Designer, Video Editor, Researcher, dan Quality Control.

1. Gambaran Umum Praktik

Dalam dunia kerja, sebuah konten digital umumnya tidak dibuat hanya oleh satu orang. Proses produksi melibatkan beberapa profesi dengan tanggung jawab yang berbeda.

Pada praktik ini, peserta didik akan membentuk sebuah tim produksi digital atau mini creative agency. Setiap anggota memiliki profesi dan tanggung jawab masing-masing.

Seluruh anggota kelompok mengerjakan satu proyek yang sama. Perbedaannya terletak pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab setiap profesi.

Penting:
Jangan langsung membuat konten menggunakan AI. Sebelum menggunakan AI atau aplikasi desain, kelompok harus memahami kebutuhan proyek, tujuan, target audiens, informasi, format konten, sumber, dan pembagian pekerjaan.

2. Contoh Proyek Utama

PROJECT: Kampanye Digital “Bijak Menggunakan AI untuk Belajar”

Klien: Sekolah

Permasalahan:
Banyak pelajar telah menggunakan kecerdasan artifisial untuk membantu mengerjakan tugas, tetapi sebagian masih menggunakannya hanya untuk mendapatkan jawaban instan tanpa memahami dan memeriksa informasi.

Target Audiens:
Pelajar SMK usia sekitar 15–18 tahun.

Tujuan:
Mengedukasi pelajar agar menggunakan AI secara produktif, kritis, etis, dan bertanggung jawab.

Platform:
Instagram dan TikTok.

Pesan Utama:
“AI membantu kita berpikir, bukan menggantikan proses berpikir.”

3. Output yang Harus Dikumpulkan

Setiap kelompok minimal mengumpulkan:

No. Output Keterangan
1 Project Brief Menjelaskan objek, tujuan, target, pesan, masalah, dan kebutuhan proyek.
2 Content Plan Rencana konten yang akan dibuat dan dipublikasikan.
3 3 Konten Visual Poster, carousel, infografis, atau desain promosi.
4 1 Video Pendek Video promosi atau edukasi sekitar 30–60 detik.
5 3 Caption Caption yang sesuai dengan konten dan target audiens.
6 Mini Brand Guide Warna, font, gaya visual, logo jika ada, dan gaya bahasa.
7 Dokumentasi Prompt Mencatat prompt yang digunakan selama proses produksi.
8 Daftar Sumber & Aset Sumber informasi, gambar, musik, font, ikon, dan aset lainnya.
9 Laporan Produksi Dokumentasi proses dari awal hingga hasil final.
10 Presentasi Presentasi hasil dan proses proyek di depan kelas.

4. Pembagian Profesi dalam Kelompok

Idealnya satu kelompok memiliki delapan anggota sehingga setiap peserta didik mendapatkan satu profesi.

Profesi Tanggung Jawab Output Utama
Project Manager Mengatur timeline, pembagian pekerjaan, komunikasi, dan deadline. Timeline dan monitoring proyek
Content Strategist Menentukan tujuan, target audiens, pesan, dan strategi konten. Content Plan
Prompt Specialist Menyusun prompt dan mengembangkan output kecerdasan artifisial. Dokumentasi Prompt
Copywriter Membuat headline, caption, script, dan teks komunikasi. Caption, headline, script
Designer Membuat visual dan menjaga konsistensi desain. 3 Konten Visual
Video Editor Mengolah video, audio, subtitle, transisi, dan elemen visual. 1 Video Pendek
Researcher Melakukan riset, memeriksa fakta, dan mencatat sumber. Data, referensi, dan sumber
Quality Control Memeriksa kualitas, hak cipta, akurasi, dan kesiapan publikasi. QC Checklist
Jika kelompok hanya terdiri dari 4–6 siswa:
Satu siswa diperbolehkan memegang lebih dari satu profesi. Namun pembagian tanggung jawab harus tetap dicatat secara jelas.

5. Workflow Proyek seperti Dunia Kerja

01. Brief → 02. Research → 03. Plan → 04. Prompt → 05. Produce → 06. Edit → 07. Review → 08. Approve → 09. Publish
Tahap Aktivitas Output
01. Brief Memahami kebutuhan proyek dan klien. Project Brief
02. Research Mengumpulkan informasi dan sumber. Data & Referensi
03. Plan Menentukan konten dan pembagian tugas. Content Plan
04. Prompt Menyusun instruksi yang tepat untuk AI. Prompt
05. Produce Membuat teks, visual, dan video. Draft
06. Edit Menyunting dan memperbaiki hasil. Revisi
07. Review Memeriksa isi, visual, legalitas, dan teknis. QC
08. Approve Menentukan apakah konten siap digunakan. Final
09. Publish Menyiapkan publikasi atau mempresentasikan konten. Published Content

6. Tahap 1 — Membuat Project Brief

Project Brief adalah dokumen singkat yang menjadi dasar pekerjaan seluruh anggota tim.

Contoh Project Brief

Nama Proyek: Kampanye Digital Bijak Menggunakan AI

Klien: Sekolah

Latar Belakang:
Penggunaan AI di kalangan pelajar semakin umum. Namun penggunaan AI perlu disertai kemampuan berpikir kritis, verifikasi informasi, dan tanggung jawab.

Masalah:
Sebagian siswa menggunakan AI untuk memperoleh jawaban secara instan tanpa memahami proses dan memeriksa kebenaran informasi.

Tujuan:
Meningkatkan kesadaran siswa mengenai penggunaan AI yang bijak.

Target: Pelajar SMK usia 15–18 tahun.

Pesan Utama:
“AI membantu berpikir, bukan menggantikan berpikir.”

Platform: Instagram dan TikTok.

Gaya: Modern, santai, edukatif, dan dekat dengan remaja.

7. Profesi 1 — Project Manager

PROJECT MANAGER

Project Manager bertanggung jawab mengatur seluruh jalannya proyek. Ia bukan orang yang mengerjakan semua pekerjaan, tetapi memastikan semua anggota bekerja sesuai tanggung jawab.

Tugas Praktik

  • Membaca dan memahami Project Brief.
  • Membagi pekerjaan kepada anggota.
  • Membuat timeline.
  • Menentukan deadline.
  • Memantau progres.
  • Mengelola folder proyek.
  • Mengatur komunikasi tim.
  • Memastikan seluruh output selesai.

Contoh Timeline

Pekerjaan PIC Deadline Status
Research Researcher Hari 1 Belum
Content Plan Content Strategist Hari 2 Belum
Prompt Prompt Specialist Hari 2 Belum
Copywriting Copywriter Hari 3 Belum
Visual Designer Hari 3–4 Belum
Video Video Editor Hari 4 Belum
Review Quality Control Hari 4 Belum

Tools

Trello Notion Google Sheets Google Drive Google Docs WhatsApp

Output

Timeline Pembagian Tugas Monitoring Proyek

8. Profesi 2 — Researcher

RESEARCHER

Researcher bertanggung jawab mencari informasi, memeriksa fakta, mencari referensi, dan memastikan informasi yang digunakan memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hal yang Diteliti

  • Apa itu kecerdasan artifisial?
  • Apa manfaat AI untuk pembelajaran?
  • Apa risiko penggunaan AI?
  • Mengapa hasil AI perlu diverifikasi?
  • Bagaimana penggunaan AI yang bertanggung jawab?
  • Apa saja prinsip etika dan hak cipta yang relevan?

Contoh Hasil Research

Temuan 1: AI dapat membantu proses brainstorming dan memahami konsep.

Temuan 2: Output AI tidak selalu benar sehingga informasi penting harus diverifikasi.

Temuan 3: AI sebaiknya menjadi alat bantu, bukan menggantikan proses belajar.

Temuan 4: Pengguna tetap bertanggung jawab terhadap hasil akhir yang digunakan.

Daftar Sumber & Aset

Jenis Sumber Digunakan untuk
Informasi Sumber pendidikan/teknologi terpercaya Carousel
Informasi Sumber literasi digital Infografis
Gambar Aset berlisensi atau AI-generated Poster
Ikon Library desain Infografis
Musik Library audio yang diizinkan Video

Tools

Google Search Google Scholar Sumber Resmi Google Docs ChatGPT Gemini

Output

Data Referensi Daftar Sumber Daftar Aset

9. Profesi 3 — Content Strategist

CONTENT STRATEGIST

Content Strategist menentukan apa yang akan dibuat, untuk siapa konten dibuat, apa tujuan konten, dan pesan apa yang ingin disampaikan.

Analisis Target

Target: Pelajar SMK usia 15–18 tahun.

Permasalahan Audiens:

  • Terlalu bergantung pada AI.
  • Copy-paste jawaban.
  • Tidak melakukan pemeriksaan fakta.
  • Kurang memahami etika penggunaan AI.

Pesan Utama:
“AI membantu berpikir, bukan menggantikan berpikir.”

Tone of Voice:
Santai, edukatif, positif, modern, dan tidak menggurui.

Contoh Content Plan

Konten Format Tujuan CTA
AI Membantu, Bukan Menggantikan Poster Awareness Gunakan AI dengan bijak
5 Cara Bijak Menggunakan AI Carousel Edukasi Coba terapkan
STOP & CHECK Infografis Informasi Verifikasi informasi
3 Kesalahan Menggunakan AI Video Edukasi & Engagement Gunakan AI secara cerdas

Tools

Google Trends Instagram TikTok Google Sheets Google Docs ChatGPT Gemini

Output

Content Plan Target Audiens Strategi Konten

10. Profesi 4 — Prompt Specialist

PROMPT SPECIALIST

Prompt Specialist bertugas menyusun instruksi untuk kecerdasan artifisial agar menghasilkan output yang sesuai kebutuhan proyek.

Prompt Specialist baru mulai menggunakan AI setelah memahami Project Brief, hasil Research, dan Content Plan.

Contoh Prompt yang Kurang Baik

Buat caption tentang AI.

Prompt tersebut terlalu umum karena tidak menjelaskan target, tujuan, gaya bahasa, konteks, dan format.

Contoh Prompt yang Lebih Baik

Bertindak sebagai content creator pendidikan. Buat 10 alternatif headline untuk poster Instagram bertema “Bijak Menggunakan AI untuk Belajar”. Target audiens adalah siswa SMK usia 15–18 tahun. Tujuannya mengingatkan bahwa AI digunakan untuk membantu proses berpikir, bukan menggantikan proses belajar. Gunakan bahasa Indonesia yang santai, positif, mudah dipahami, tidak menggurui, dan maksimal 8 kata untuk setiap headline.

Contoh Prompt Visual

Buat konsep ilustrasi vertikal untuk poster edukasi mengenai penggunaan kecerdasan artifisial secara bijak. Tampilkan pelajar SMK sedang menggunakan laptop dengan elemen teknologi AI. Gunakan suasana positif, modern, edukatif, bersih, dan futuristik. Sisakan ruang kosong yang cukup untuk headline. Jangan menambahkan tulisan di dalam gambar.

Dokumentasi Prompt

Versi AI Hasil Keputusan
V1 AI Terlalu umum Revisi
V2 AI Sudah lebih sesuai Revisi
V3 AI Sesuai brief dan audiens Digunakan

Tools

ChatGPT Gemini Microsoft Copilot Adobe Firefly Canva AI Google Docs

Output

Prompt Prompt Revision Dokumentasi Prompt

11. Profesi 5 — Copywriter

COPYWRITER

Copywriter bertanggung jawab membuat dan menyunting headline, caption, script video, CTA, dan teks komunikasi lainnya.

Contoh Headline

“AI Membantu Kamu, Bukan Menggantikan Kamu.”

Contoh Teks Carousel

  1. Slide 1: 5 Cara Bijak Menggunakan AI
  2. Slide 2: Gunakan AI untuk mencari ide.
  3. Slide 3: Jangan langsung percaya semua jawabannya.
  4. Slide 4: Bandingkan dengan sumber terpercaya.
  5. Slide 5: Gunakan kembali dengan pemahamanmu sendiri.
  6. Slide 6: AI adalah alat. Kamu tetap pengendalinya.

Contoh Caption

AI bisa bikin belajar lebih cepat, tetapi bukan berarti semua tugas harus diserahkan kepada AI.

Gunakan AI untuk mencari ide, memahami konsep, dan membantu proses belajar. Setelah itu, periksa informasinya dan gunakan pemahamanmu sendiri.

Teknologi makin pintar. Kita juga harus makin kritis.

#KecerdasanArtifisial #KKA #LiterasiAI #BelajarAI

Tools

Google Docs KBBI ChatGPT Gemini Notion

Output

Headline 3 Caption Script Video CTA

12. Profesi 6 — Designer

DESIGNER

Designer membuat konten visual berdasarkan strategi, copy, dan identitas visual yang telah ditentukan.

Visual 1 — Poster

Headline:
AI MEMBANTU KAMU,
BUKAN MENGGANTIKAN KAMU.

Visual:
Pelajar menggunakan laptop dengan elemen teknologi AI.

CTA:
Gunakan AI dengan Bijak.

Visual 2 — Carousel

Judul: “5 Cara Bijak Menggunakan AI”

  • Slide 1 — Cover
  • Slide 2 — Gunakan untuk brainstorming
  • Slide 3 — Jangan langsung percaya
  • Slide 4 — Verifikasi informasi
  • Slide 5 — Gunakan pemahaman sendiri
  • Slide 6 — CTA

Visual 3 — Infografis

STOP & CHECK

1. BACA — pahami jawabannya.
↓
2. CEK — apakah masuk akal?
↓
3. VERIFIKASI — bandingkan dengan sumber.
↓
4. EDIT — gunakan pemahaman sendiri.
↓
5. GUNAKAN — setelah yakin informasinya benar.

Tools

Canva Figma Adobe Photoshop Adobe Illustrator Adobe Firefly

Output

Poster Carousel Infografis

13. Mini Brand Guide

Mini Brand Guide dibuat agar seluruh konten memiliki identitas dan tampilan yang konsisten.

Elemen Ketentuan
Warna Utama Dark Blue
Warna Sekunder Cyan / Light Blue
Warna Netral Putih
Heading Poppins Bold
Body Inter / Roboto
Gaya Visual Modern, futuristik, bersih, edukatif
Tone Santai, positif, edukatif, tidak menggurui
✓ Sesuai: “Yuk, gunakan AI lebih cerdas!”
✗ Kurang sesuai: “Peserta didik diwajibkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab.”

14. Profesi 7 — Video Editor

VIDEO EDITOR

Video Editor mengolah script menjadi video dengan memperhatikan visual, audio, subtitle, transisi, durasi, dan keterbacaan.

Contoh Project Video

Judul: “3 Kesalahan Pelajar Saat Menggunakan AI”

Durasi: sekitar 30–60 detik.

Storyboard

Durasi Visual Narasi/Teks
0–3 detik Pelajar membuka AI “Masih pakai AI cuma buat copy-paste?”
4–10 detik Copy-paste jawaban “Kesalahan 1: Langsung copy-paste.”
11–18 detik Jawaban AI “Kesalahan 2: Percaya semua jawaban.”
19–27 detik Siswa tidak memahami tugas “Kesalahan 3: Tidak memahami hasilnya.”
28–38 detik Brainstorming “Gunakan AI untuk membantu belajar.”
39–48 detik Fact checking “Tetap cek dan pahami informasinya.”
49–55 detik Closing “AI membantu berpikir, bukan menggantikan berpikir.”

Tools

CapCut Canva Video VN Adobe Premiere Pro DaVinci Resolve

Output

Video 30–60 Detik Subtitle Audio

15. Profesi 8 — Quality Control

QUALITY CONTROL

Quality Control bertanggung jawab memeriksa seluruh hasil sebelum konten dinyatakan final atau dipublikasikan.

QC Checklist

Pemeriksaan Status Catatan
Informasi benar ✓ / ✗
Sesuai Project Brief ✓ / ✗
Sesuai target audiens ✓ / ✗
Tidak ada typo ✓ / ✗
Font konsisten ✓ / ✗
Warna konsisten ✓ / ✗
Gambar aman digunakan ✓ / ✗
Musik aman digunakan ✓ / ✗
Sumber dicantumkan ✓ / ✗
Caption sesuai ✓ / ✗
Video dapat diputar ✓ / ✗
Subtitle benar ✓ / ✗

Contoh Proses Revisi

QC:
Ditemukan typo pada slide 3 carousel.

Status: BELUM APPROVED.

QC kemudian mengembalikan pekerjaan kepada Copywriter/Designer.

Setelah diperbaiki:
Typo sudah diperbaiki dan desain telah diperiksa kembali.

Status: ✓ APPROVED

Tools

Google Sheets Google Docs Google Drive KBBI Google Search Canva CapCut

Output

QC Checklist Catatan Revisi Final Approval

16. Hubungan Kerja Antarprofesi

Setiap profesi tidak bekerja secara terpisah. Hasil pekerjaan satu profesi menjadi bahan bagi profesi berikutnya.

PROJECT MANAGER
↓
RESEARCHER
↓
CONTENT STRATEGIST
↓
PROMPT SPECIALIST
↓
COPYWRITER
↓
DESIGNER + VIDEO EDITOR
↓
QUALITY CONTROL
↓
REVISI
↓
APPROVED
↓
PUBLISH / PRESENT

17. Ringkasan Tools Setiap Profesi

Profesi Tools Produk
Project Manager Trello, Notion, Sheets, Drive, WhatsApp Timeline & koordinasi
Content Strategist Google Trends, Sheets, Docs, media sosial, AI Content Plan
Prompt Specialist ChatGPT, Gemini, Copilot, Firefly, Canva AI Prompt
Copywriter Docs, KBBI, ChatGPT, Gemini Headline, caption, script
Designer Canva, Figma, Photoshop, Illustrator 3 visual
Video Editor CapCut, VN, Canva Video, Premiere, DaVinci Video
Researcher Google Search, Scholar, sumber resmi, Docs Data & sumber
Quality Control Sheets, Docs, KBBI, Drive, Canva, CapCut QC & Approval
Rekomendasi tools sederhana untuk siswa:

Tidak semua aplikasi di atas harus digunakan. Untuk praktik sekolah, kombinasi Google Drive + Google Docs/Sheets + ChatGPT/Gemini + Canva + CapCut sudah cukup untuk menjalankan proyek.

18. Implementasi Praktik dalam 5 Pertemuan

Pertemuan 1 — BRIEF & RESEARCH

Aktivitas:

  1. Guru menjelaskan kasus proyek.
  2. Siswa membentuk kelompok.
  3. Kelompok menentukan pembagian profesi.
  4. Project Manager membuat timeline.
  5. Kelompok membuat Project Brief.
  6. Researcher mulai mencari informasi dan sumber.
  7. Kelompok mendiskusikan hasil research.

Output: Project Brief + Data & Referensi.

Pertemuan 2 — PLAN & PROMPT

Aktivitas:

  1. Content Strategist menentukan target audiens.
  2. Menentukan tujuan dan pesan utama.
  3. Menyusun Content Plan.
  4. Designer menyusun Mini Brand Guide.
  5. Prompt Specialist membuat prompt.
  6. Prompt diuji dan diperbaiki.
  7. Copywriter mulai menyusun headline dan copy.

Output: Content Plan + Mini Brand Guide + Dokumentasi Prompt.

Pertemuan 3 — PRODUCE

Aktivitas:

  1. Copywriter menyelesaikan 3 caption.
  2. Copywriter menyelesaikan script video.
  3. Designer membuat poster.
  4. Designer membuat carousel.
  5. Designer membuat infografis.
  6. Video Editor mulai membuat video.

Output: Draft 3 visual + 3 caption + video.

Pertemuan 4 — EDIT, REVIEW & APPROVE

Aktivitas:

  1. Seluruh anggota menyerahkan draft kepada QC.
  2. QC memeriksa fakta.
  3. QC memeriksa bahasa dan typo.
  4. QC memeriksa desain.
  5. QC memeriksa video.
  6. QC memeriksa sumber dan hak penggunaan aset.
  7. Produk yang bermasalah dikembalikan untuk direvisi.
  8. QC melakukan pemeriksaan ulang.
  9. Konten dinyatakan final setelah lolos QC.

Output: Konten Final + QC Checklist + Approval.

Pertemuan 5 — PUBLISH & PRESENTATION

Kelompok melakukan presentasi seolah-olah sedang pitching kepada klien.

Urutan presentasi:

  1. Perkenalan tim dan profesi.
  2. Menjelaskan klien.
  3. Menjelaskan masalah.
  4. Menjelaskan target audiens.
  5. Menjelaskan hasil research.
  6. Menjelaskan strategi konten.
  7. Menampilkan prompt dan proses penggunaan AI.
  8. Menampilkan 3 visual.
  9. Memutar video.
  10. Menjelaskan proses QC.
  11. Menjelaskan kendala dan solusi.
  12. Menyampaikan refleksi.

19. Pilihan Project untuk Setiap Kelompok

Semua kelompok menggunakan delapan profesi yang sama, tetapi setiap kelompok dapat memperoleh klien dan proyek berbeda.

Kelompok Klien Contoh Project
1 Sekolah Kampanye “Bijak Menggunakan AI”
2 UMKM Kuliner Kampanye Digital Produk Baru
3 Perpustakaan Gerakan Gemar Membaca
4 Sekolah Kampanye Anti-Bullying
5 Barbershop Promosi Jasa untuk Pelajar
6 Fotografer Promosi Paket Foto Kelulusan
7 Web Developer Kampanye “UMKM Go Digital”
8 Organisasi Sekolah Promosi Event Sekolah
9 Komunitas Lingkungan Kampanye Kurangi Sampah Plastik
10 Ekstrakurikuler Open Recruitment Anggota Baru

20. Contoh Implementasi Project Lain

Project: Promosi UMKM Kuliner

Klien: UMKM Kuliner

Project: Kampanye Menu Baru Ayam Geprek

Target: Pelajar, mahasiswa, dan masyarakat sekitar.

Tujuan: Memperkenalkan produk dan meningkatkan pembelian.

Produk:

  • Poster: “Ayam Geprek Level Baru!”
  • Carousel: Daftar menu dan paket.
  • Infografis: Level kepedasan.
  • Video: Promo produk 30–60 detik.
  • 3 caption promosi.

Meskipun proyek berbeda, profesinya tetap:

Project Manager → Content Strategist → Prompt Specialist → Copywriter → Designer → Video Editor → Researcher → Quality Control

21. Format Laporan Produksi

Laporan produksi minimal berisi:

  1. Identitas proyek.
  2. Nama anggota kelompok.
  3. Pembagian profesi.
  4. Project Brief.
  5. Hasil Research.
  6. Content Plan.
  7. Mini Brand Guide.
  8. Dokumentasi Prompt.
  9. Proses pembuatan visual.
  10. Proses pembuatan video.
  11. 3 Caption.
  12. Daftar sumber dan aset.
  13. QC Checklist.
  14. Catatan revisi.
  15. Kendala yang ditemukan.
  16. Solusi yang dilakukan.
  17. Hasil akhir.
  18. Refleksi kelompok.

22. Struktur Folder Pengumpulan

KELOMPOK 01 - BIJAK MENGGUNAKAN AI │ ├── 01 PROJECT BRIEF │ └── Project Brief.pdf │ ├── 02 RESEARCH │ └── Data dan Referensi.pdf │ ├── 03 CONTENT PLAN │ └── Content Plan.pdf │ ├── 04 VISUAL │ ├── Poster.png │ ├── Carousel.pdf │ └── Infografis.png │ ├── 05 VIDEO │ └── Video Edukasi.mp4 │ ├── 06 CAPTION │ └── 3 Caption.pdf │ ├── 07 BRAND GUIDE │ └── Mini Brand Guide.pdf │ ├── 08 PROMPT │ └── Dokumentasi Prompt.pdf │ ├── 09 SUMBER │ └── Daftar Sumber dan Aset.pdf │ ├── 10 QC │ └── QC Checklist.pdf │ ├── 11 LAPORAN │ └── Laporan Produksi.pdf │ └── 12 PRESENTASI └── Presentasi Kelompok.pptx

23. Sistem Penilaian

Penilaian sebaiknya tidak hanya berdasarkan bagus atau tidaknya desain. Proses kerja setiap profesi juga harus dinilai.

A. Nilai Individu — 40%

Nilai individu diperoleh berdasarkan kualitas pekerjaan sesuai profesi masing-masing.

  • Project Manager → manajemen proyek.
  • Content Strategist → strategi konten.
  • Prompt Specialist → kualitas dan iterasi prompt.
  • Copywriter → kualitas teks, caption, dan script.
  • Designer → kualitas visual.
  • Video Editor → kualitas video.
  • Researcher → kualitas research dan sumber.
  • Quality Control → ketelitian pemeriksaan.

B. Nilai Kelompok — 60%

Komponen Bobot
Project Brief & Research 10%
Content Plan & Strategy 10%
Prompt & Pemanfaatan AI 10%
3 Konten Visual 10%
Video 5%
Presentasi & Laporan 10%
Etika, Sumber & QC 5%
Total Nilai Kelompok 60%

24. Pertanyaan Guru Saat Presentasi

Guru dapat berperan sebagai klien dan memberikan pertanyaan seperti:

  1. Mengapa kalian memilih target audiens tersebut?
  2. Apa masalah utama yang ingin diselesaikan?
  3. Mengapa kalian memilih jenis konten tersebut?
  4. Bagaimana proses research dilakukan?
  5. Sumber apa yang digunakan?
  6. Bagaimana kalian memastikan informasi dari AI benar?
  7. Bagian mana yang dibuat menggunakan AI?
  8. Bagian mana yang dikerjakan manusia?
  9. Bagaimana prompt pertama kalian?
  10. Mengapa prompt tersebut perlu diperbaiki?
  11. Bagaimana pembagian pekerjaan dilakukan?
  12. Apa kendala terbesar selama produksi?
  13. Bagaimana QC menemukan kesalahan?
  14. Apa yang direvisi setelah QC?
  15. Apakah produk ini sudah layak dipublikasikan? Jelaskan alasannya.

25. Refleksi Peserta Didik

Setelah proyek selesai, setiap peserta didik menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apa profesi yang saya jalankan?
  2. Apa tanggung jawab utama saya?
  3. Apa pekerjaan yang berhasil saya selesaikan?
  4. Apa kendala yang saya alami?
  5. Bagaimana cara saya mengatasinya?
  6. Tools apa yang saya gunakan?
  7. Bagaimana AI membantu pekerjaan saya?
  8. Apakah ada output AI yang salah atau kurang sesuai?
  9. Bagaimana saya memperbaikinya?
  10. Apa yang saya pelajari tentang kerja sama tim?
  11. Profesi mana yang paling menarik bagi saya? Mengapa?
  12. Apa yang akan saya perbaiki jika mengerjakan proyek serupa lagi?

26. Kesimpulan

Inti Pembelajaran:

Kecerdasan artifisial bukan pengganti manusia dalam sebuah proyek. AI digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas, eksplorasi ide, dan proses produksi.

Manusia tetap bertanggung jawab dalam menentukan tujuan, melakukan research, membuat keputusan, menyunting hasil, memeriksa fakta, menjaga etika, melakukan quality control, dan menentukan apakah sebuah karya layak digunakan.

Melalui praktik ini, peserta didik tidak hanya belajar menggunakan AI, tetapi juga belajar bagaimana sebuah proyek digital dikerjakan melalui pembagian profesi dan workflow seperti di dunia kerja.

BRIEF → RESEARCH → PLAN → PROMPT → PRODUCE → EDIT → REVIEW → APPROVE → PUBLISH

Post a Comment

0 Comments